www.ahmadtrisofyan.com- Pada tanggal 3-5 bulan November tahun 2025, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) khususnya guru PAI SD/SDLB yang sudah terdata di akun siaga diwajibkan untuk mengikuti Asesmen Nasional Literasi dasar Beragama (ANLDB). Penyelenggara kegiatan ini yaitu Kementerian Agama. Berkaitan dengan hal ini, maka saya bermaksud memberikan kisi-kisi soal Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB).
Kisi-kisi yang akan disampaikan pada artikel ini berdasarkan pengalaman dari saya pribadi saat mengerjakan soal ANLDB dan bukan berdasar kisi-kisi surat edaran resmi dari kemenag. Oleh karena itu, jika ternyata ada perbedaan, mohon dimaklumi dan dimaafkan. Ini hanya murni sharing barangkali bermanfaat bagi bapak/ibu semua.
Tujuan dilaksanakannya ANLDB
Barangkali bapak/ibu guru PAI ada yang bertanya “apa tujuan pemerintah menyelenggarakan ANLDB?” Untuk menjawab pertanyaan ini, maka akan saya kutipkan apa yang disampaikan oleh Amien Suyitno -Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam- dalam laman kemenag.go.id. Beliau menyampaikan bahwa asesmen ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memetakan tingkat literasi dasar dan indeks beragama guru PAI SD.
Setelah diketahui data yang akurat tentang tingkat pemahaman (kognitif), pengamalan (psikomotorik), dan penghayatan (afektif) dari guru-guru PAI SD di Indonesia, maka kemenag bisa melakukan tindak lanjut dalam menysun kurikulum, merumuskan kebijakan strategis, dan memberikan program-program peningkatan kualitas guru PAI.
Dengan penjelasan ini, maka dapat disimpulkan bahwa asesmen ini tidak akan berdampak pada penilaian individu peserta, melainkan akan digunakan pemerintah sebagai tolak ukur penyelenggaraan kebijakan-kebijkan di masa yang akan datang. Meskipun demikian, tentu saja kita berharap bisa memperoleh hasil yang maksimal saat mengerjakan asesmen.
Apa Saja yang Dikerjakan Saat Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama?
Sebelum saya sampaikan secara detail kisi-kisi soal Asesmen Literasi Nasional, bapak/ibu perlu menyiapkan beberapa hal berikut ini agar kegiatan asesmen berjalan dengan lancar. Hal-hal yang perlu dipersipkan antara lain :
- Laptop atau komputer untuk mengerjakan asesmen
- Jaringan internet
- Bisa login ke akun siaga masing-masing
- Kamera laptop/webcam yang berfungsi dengan baik
- Suasana yang kondusif
- Pikiran yang tenang dan jernih saat mengerjakan asesmen
Berapa jumlah soal dan alokasi waktunya?
Saat saya mengerjakan ANLDB pada tanggal 3 november 2025, jumlah soalnya 75 dengan alokasi waktu 45 menit.
Bentuk Soalnya seperti apa?
Seingat saya, 26 soal tentang pengetahuan dan wawasan tentang Keislaman, sementara sisanya (49) soal-soal tentang pendapat, pandangan, dan sikap kita terhadap suatu pernyataan yang ditampilkan dalam soal. Semua soal dalam bentuk pilihan ganda.
Soal-soal kognitifnya tentang sapa saja?
Nah, bagian ini penting untuk diingat oleh bapak/ibu sekalian. Soal kognitif yang muncul di antaranya :
- Cara membaca ayat Al Qur’an
Soal bentuk ini jumlahnya cukup banyak.
Lebih konkritnya, di soal akan ditampilkan satu ayat misalnya :
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Pertanyaannya : Bacaan yang benar dari ayat di atas yaitu …
a. wa ama binikmati robbika fahaddits
b. wa ammaa bini’mati robbika fahaddits
dan seterusnya - Ilmu tajwid atau hukum bacaan Al Qur’an
Soal tentang contoh hukum bacaan mad dan idzhar muncul beberapa kali. Barangkali soal-soal hukum bacaan lainnya juga muncul, silakan dipelajari dengan baik. - Rukun shalat
- Rukun Haji
- Qada dan Qadar
- Soal tentang akhlak terpuji
Soal psikomotorik dan afeksinya tentang apa saja?
Untuk jenis soal ini, tidak ada penilain benar salah. Jawaban yang diberikan mencerminkan perilaku dari seseorang. Diharapkan memberi jawaban yang terbaik, namun harus tetap jujur sesuai dengan keadaan sehari-hari.
Soal-soal yang ditampilkan terkait kebiasaan shalat berjamaah, puasa sunah, dan membaca Al Qur’an setiap harinya. Sedangkan hal-hal yang terkait dengan moderasi beragama di antaranya soal-soal tentan sikap bapak/ibu guru saat ada kegiatan yang melibatkan anggota yang agamnya berbeda. Pendapat bapak/ibu guru saat ada perayaan hari-hari besar atau kegiatan adat budaya, dan lain-lain.
Setelah 75 soal selesai dan disubmit,langkah berikutnya apa?
Asesmen berikutnya yaitu membaca Ayat Al Qur’an yang muncul di layar. Kesempatannya hanya 3 kali dengan ayat atau surat yang berbeda. Pada saat membaca, bapak/ibu diwajibkan untuk menyalakan kamera.
Tips memanfaatkan Waktu
Pengalaman saya dalam mengerjakan ANLDB, saat mengerjakan soal kognitif ternyata cukup menguras pikiran. Selain harus berfikir dan mengingat-ingat suatu hal, bahasa yang ditampilkan juga kadang ada yang terlalu filosofis dan perlu berfikir tingat tinggi. Waktu saya banyak terbuang dalam mengerjakan soal ini. Tips dari saya, tetap tenang dalam mengerjakan dan tidak usah terburu-buru karena soal berikutnya (afektif) yang lebih banyak cenderung lebih mudah dan Insya Allah waktunya akan cukup.
Dari 75 soal dalam waktu 45 menit, saya berhasil selesai dan masih ada sisa waktu 8 menit. Teman saya yang sudah mengerjakan terlebih dahulu, katanya hanya butuh waktu 30 menit. Saya do’akan bapak/ibu bisa mengerjakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dan jawabannya benar semua.
Penting untuk Diperhatikan
Mengerjakan soal asesmen ini tidak bisa dipilih mana yang menurut kita lebih mudah. Soal harus dikerjakan secara urut dari nomor 1 s.d 75. Selain itu, setelah lanjut ke nomor berikutnya, maka nomor sebelumnya tidak bisa direvisi karena soal-soal sebelumnya tidak bisa muncul lagi. Sehingga, sebelum klik next pastikan bapak/ibu sudah benar-benar yakin dengan jawabannya.
Demikian tadi, apa yang saya sampaikan terkait dengan kisi-kisi soal Asesmen Nasional Literasi dasar Beragama (ANLDB). Semoga bermanfaat bagi bapak/ibu semua. Semoga Kementerian Agama juga mendapat data yang akurat dan bisa menjadi wasilah untuk semakin memperbaiki kualitas Pendidikan Agam Islam dan mutu para pendidiknya. Jika artikel ini bermanfaat, silakan dishare kepada bapak/ibu guru PAI yang lain. Sebagai tambahan informasi, di web ini juga ada soal-soal PAI untuk para siswa yang bisa dimanfaatkan. Silakan bisa ditelusuri lebih lanjut di sini